<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan Arsip - Aksara Media Aceh</title>
	<atom:link href="https://aksaramediaaceh.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aksaramediaaceh.com/category/kesehatan/</link>
	<description>Bersama Membangun Aceh</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 07:27:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://aksaramediaaceh.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-aksara-512-01-32x32.png</url>
	<title>Kesehatan Arsip - Aksara Media Aceh</title>
	<link>https://aksaramediaaceh.com/category/kesehatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Obat Kumur Daun Laban Untuk Mengurangi Gingivitis Pada Ibu Hamil</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/06/05/pemberdayaan-kader-kesehatan-melalui-pelatihan-obat-kumur-daun-laban-untuk-mengurangi-gingivitis-pada-ibu-hamil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 07:27:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=1251</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dr. drg. CUT AJA NURASKIN, M.Pd, Dr. ABDURRAHMAN,...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/06/05/pemberdayaan-kader-kesehatan-melalui-pelatihan-obat-kumur-daun-laban-untuk-mengurangi-gingivitis-pada-ibu-hamil/">Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Obat Kumur Daun Laban Untuk Mengurangi Gingivitis Pada Ibu Hamil</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Dr. drg. CUT AJA NURASKIN, M.Pd, </strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Dr. ABDURRAHMAN, S.Kp, M.Pd, </strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Dr. RECA, M.Kes, </strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>CUT MUTIAH, SST, M.Keb, </strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>RASIDAH, S. Farm, M.Sc, Apt, </strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>T. ISKANDAR FAISAL, S.Kp, M.Kes</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; </strong>Gingivitis pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang dapat meningkatkan risiko terjadinya bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dan kelahiran prematur. Perubahan hormonal selama kehamilan menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap inflamasi gingiva sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan, kelompok PKK, dan ibu hamil mengenai gingivitis selama kehamilan, hubungan gingivitis dengan risiko BBLR dan prematuritas, serta meningkatkan keterampilan dalam pembuatan obat kumur herbal berbahan dasar daun laban sebagai alternatif promotif kesehatan gigi dan mulut.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung pembuatan obat kumur herbal daun laban, distribusi produk, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test dan post-test kepada 30 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengetahuan peserta tentang gingivitis pada ibu hamil meningkat dari 40% menjadi 93,3%, pemahaman hubungan gingivitis dengan risiko BBLR dan prematuritas meningkat dari 26,7% menjadi 90%, pengetahuan mengenai efek penggunaan obat kumur kimia meningkat dari 33,3% menjadi 96,7%, serta keterampilan pembuatan obat kumur herbal daun laban meningkat dari 6,7% menjadi 100%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan</p>
<p style="text-align: justify;">keterampilan masyarakat dalam pencegahan gingivitis pada ibu hamil melalui pemanfaatan bahan herbal lokal. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kesehatan ibu hamil dan menjadi strategi berkelanjutan dalam pencegahan gingivitis berbasis pemberdayaan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/06/05/pemberdayaan-kader-kesehatan-melalui-pelatihan-obat-kumur-daun-laban-untuk-mengurangi-gingivitis-pada-ibu-hamil/">Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Obat Kumur Daun Laban Untuk Mengurangi Gingivitis Pada Ibu Hamil</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RS Harapan Bunda Tingkatkan Kesiapsiagaan Klinis Melalui Seminar Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/05/20/rs-harapan-bunda-tingkatkan-kesiapsiagaan-klinis-melalui-seminar-kegawatdaruratan-maternal-dan-neonatal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 08:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=1150</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; Dalam upaya...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/20/rs-harapan-bunda-tingkatkan-kesiapsiagaan-klinis-melalui-seminar-kegawatdaruratan-maternal-dan-neonatal/">RS Harapan Bunda Tingkatkan Kesiapsiagaan Klinis Melalui Seminar Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; </strong>Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien, Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda menggelar seminar internal bagi seluruh staf medis dan non-medis. Seminar yang berlangsung di aula rumah sakit ini mengusung tema krusial, yaitu <strong>“Kegawatdaruratan Maternal”</strong>, sebuah langkah strategis untuk memperkuat respons cepat tanggap seluruh lini staf dalam menangani kasus darurat pada ibu dan bayi baru lahir.(19/5/26)</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur PT Harapan Bunda Utama, <strong>dr. Ormaia Nya’Oemar, M.Kes</strong>, beserta jajaran manajemen rumah sakit. Kehadiran pihak direksi menegaskan komitmen penuh manajemen dalam mendukung pemenuhan kompetensi berkelanjutan bagi seluruh civitas hospitalia RS Harapan Bunda.</p>
<p style="text-align: justify;">Seminar ini menghadirkan dua narasumber ahli yang kompeten di bidangnya untuk mengupas tuntas pilar utama penanganan kegawatdaruratan ibu dan anak:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aga Aslam, Sp.OG</strong>, selaku Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RS Harapan Bunda, memaparkan materi mendalam mengenai <strong>“Risiko Pendarahan dalam Persalinan”</strong>. Dalam sesinya, dr. Aga menekankan pentingnya deteksi dini, pemantauan ketat fase persalinan, serta kolaborasi tim yang cepat dan tepat untuk mencegah mortalitas akibat pendarahan postpartum.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fanny Dwi Mailani, Sp.A</strong>, Dokter Spesialis Anak RS Harapan Bunda, menyampaikan topik vital mengenai <strong>“Asfiksia Bayi Baru Lahir”</strong>. Beliau menguraikan langkah-langkah resusitasi neonatus yang komprehensif, manajemen jalan napas, serta pentingnya <em>golden hour</em> dalam menyelamatkan bayi yang mengalami gagal napas spontan saat lahir.</p>
<p style="text-align: justify;">Direktur PT Harapan Bunda Utama, dr. Ormaia Nya’Oemar, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegawatdaruratan maternal dan neonatal memerlukan keselarasan kerja yang solid dari seluruh staf, tidak hanya dokter dan perawat, tetapi juga sistem pendukung administrasi dan operasional rumah sakit.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Seminar internal ini bukan sekadar penyegaran teori, melainkan bentuk komitmen nyata RS Harapan Bunda untuk memastikan patient safety berada di standar tertinggi. Kita harus selalu siap, responsif, dan sinkron dalam menghadapi setiap detik situasi darurat demi menyelamatkan nyawa ibu dan anak,” ujar dr. Ormaia.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Melalui edukasi intensif ini, RS Harapan Bunda berharap seluruh staf memiliki kesamaan persepsi, peningkatan keterampilan klinis, serta alur koordinasi yang lebih solid, guna menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat Banda Aceh terhadap pelayanan RS Harapan Bunda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tentang RS Harapan Bunda:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">RS Harapan Bunda adalah institusi pelayanan kesehatan yang berkompeten di Banda Aceh, berkomitmen menyediakan layanan medis yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien melalui dukungan tenaga medis profesional dan integrasi sistem layanan modern.</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/20/rs-harapan-bunda-tingkatkan-kesiapsiagaan-klinis-melalui-seminar-kegawatdaruratan-maternal-dan-neonatal/">RS Harapan Bunda Tingkatkan Kesiapsiagaan Klinis Melalui Seminar Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Edukasi Warga Cegah Diabetes</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/05/18/dosen-poltekkes-kemenkes-aceh-edukasi-warga-cegah-diabetes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 08:33:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=1131</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; Tim dosen...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/18/dosen-poltekkes-kemenkes-aceh-edukasi-warga-cegah-diabetes/">Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Edukasi Warga Cegah Diabetes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; </strong>Tim dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program Green Exercise untuk pencegahan Diabetes Melitus (DM) dan peningkatan kesehatan serta ekonomi keluarga di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang berlangsung di Kantor Keuchik Gampong Lhong Raya ini diikuti masyarakat setempat dengan berbagai aktivitas yaitu edukasi kesehatan, senam diabetes, senam kaki, serta pemanfaatan pekarangan rumah melalui urban farming.</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1133 size-large" src="https://aksaramediaaceh.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260518-WA0001-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p style="text-align: justify;">Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Ns. Roma Sitio, S.Kep., M.Kep., mengatakan bahwa perubahan gaya hidup menjadi langkah penting dalam mencegah diabetes. “Penyakit diabetes tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga pola hidup yang kurang sehat. Melalui program ini, kami mengajak masyarakat agar lebih aktif melakukan latihan fisik dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber kesehatan,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Keuchik Gampong Lhong Raya, Yuswar Yunus, BA, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang menggabungkan edukasi kesehatan dan pemanfaatan lahan pekarangan sangat dibutuhkan masyarakat.</p>
<p><img decoding="async" class="wp-image-1142 size-large aligncenter" src="https://aksaramediaaceh.com/wp-content/uploads/2026/05/2.jpg-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p style="text-align: justify;">“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik untuk kesehatan maupun peningkatan ekonomi keluarga,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain edukasi kesehatan, peserta juga diperkenalkan berbagai jenis bibit tanaman yang dapat dibudidayakan secara mandiri di rumah. Tim pengabdian turut membagikan leaflet dan kalender Diabetes Melitus sebagai media edukasi untuk mengingatkan masyarakat menerapkan pola hidup sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyuluhan hingga praktik langsung. Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat semakin meningkat serta mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lingkungan secara berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/18/dosen-poltekkes-kemenkes-aceh-edukasi-warga-cegah-diabetes/">Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Edukasi Warga Cegah Diabetes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pergub JKA Dicabut Bukan Hambatan, RS Harapan Bunda Tetap Layani Pasien JKA Secara Maksimal</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/05/18/pergub-jka-dicabut-bukan-hambatan-rs-harapan-bunda-tetap-layani-pasien-jka-secara-maksimal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 07:18:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=1098</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; Pencabutan...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/18/pergub-jka-dicabut-bukan-hambatan-rs-harapan-bunda-tetap-layani-pasien-jka-secara-maksimal/">Pergub JKA Dicabut Bukan Hambatan, RS Harapan Bunda Tetap Layani Pasien JKA Secara Maksimal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211;</strong> Pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak menjadi hambatan bagi RS Harapan Bunda untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap melayani pasien peserta JKA secara maksimal, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis mendesak dan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ns Denny Noviandi, S.Kep perwakilan manajemen RS Harapan Bunda menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap diprioritaskan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis dan katastropik seperti jantung, gagal ginjal, kanker, dan stroke.</p>
<p style="text-align: justify;">“Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami. Walaupun sempat terjadi perubahan regulasi terkait JKA, namun pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pernyataan Gubernur Aceh Muzakir Manaf menginstruksikan pencabutan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA. Menurutnya, seluruh masyarakat Aceh tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan seperti biasa. “Semua rakyat Aceh bisa berobat seperti biasa,” kata Mualem di Banda Aceh, Minggu (18/5/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, Mualem menjelaskan bahwa pencabutan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 dilakukan sebagai bentuk respons atas aspirasi masyarakat Aceh dari berbagai kalangan.<br />
“Kita menampung aspirasi berbagai komponen masyarakat Aceh, termasuk dari ulama dan kalangan akademisi,” ujar Mualem melalui juru bicaranya.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka dari itu RS Harapan Bunda Melalui Instruksi Gubernur memastikan bahwa pasien peserta JKA tetap mendapatkan pelayanan medis yang optimal tanpa hambatan administratif. Rumah sakit juga memberikan perhatian khusus kepada pasien penyakit katastropik yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dengan biaya besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Manajemen rumah sakit menegaskan bahwa seluruh pasien dengan kategori penyakit berat tetap akan memperoleh layanan kesehatan secara cepat, maksimal, dan tanpa penundaan, mengingat kondisi medis mereka memerlukan penanganan segera dan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan komitmen pelayanan yang terus dijaga, RS Harapan Bunda menegaskan posisinya sebagai mitra pelayanan kesehatan masyarakat yang siap hadir memberikan layanan medis berkualitas, responsif, dan humanis bagi seluruh warga Aceh.(jar)</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/18/pergub-jka-dicabut-bukan-hambatan-rs-harapan-bunda-tetap-layani-pasien-jka-secara-maksimal/">Pergub JKA Dicabut Bukan Hambatan, RS Harapan Bunda Tetap Layani Pasien JKA Secara Maksimal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Pelayanan Prima, Klinik Bunda Utama Lambate Siap Hadapi Kredensialing BPJS Kesehatan</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/05/13/perkuat-pelayanan-prima-klinik-bunda-utama-lambate-siap-hadapi-kredensialing-bpjs-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:12:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=1008</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; Klinik...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/13/perkuat-pelayanan-prima-klinik-bunda-utama-lambate-siap-hadapi-kredensialing-bpjs-kesehatan/">Perkuat Pelayanan Prima, Klinik Bunda Utama Lambate Siap Hadapi Kredensialing BPJS Kesehatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; </strong>Klinik Bunda Utama Lambate terus berkomitmen dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Aceh. Sebagai langkah strategis untuk menjamin standarisasi layanan, manajemen Klinik Utama Lambate melaksanakan persiapan intensif menyambut proses <strong>Kredensialing BPJS Kesehatan</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kredensialing ini merupakan uji kelayakan formal yang mencakup peninjauan terhadap sarana prasarana, sumber daya manusia (SDM) kesehatan, kelengkapan administrasi, hingga sistem prosedur pelayanan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa Klinik Utama Lambate memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan untuk memberikan pelayanan prima bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya bagi peserta <strong>Jaminan Kesehatan Aceh (JKA)</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fokus pada Mutu dan Aksesibilitas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Direktur Klinik Utama Lambate menyampaikan bahwa persiapan ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan wujud nyata dedikasi klinik dalam mendukung program pemerintah daerah melalui JKA.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta BPJS Kesehatan, terutama peserta JKA, mendapatkan akses pengobatan yang cepat, tepat, dan manusiawi. Melalui proses kredensialing ini, kami melakukan audit internal secara menyeluruh mulai dari kenyamanan ruang tunggu, kecepatan sistem antrean digital, hingga kompetensi tenaga medis kami,&#8221; ujarnya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keunggulan Layanan bagi Peserta JKA</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam menyambut kerja sama ini, Klinik Utama Lambate telah menyiapkan beberapa langkah peningkatan mutu, di antaranya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Optimalisasi Digitalisasi Layanan:</strong> Integrasi sistem klaim dan antrean guna meminimalisir waktu tunggu pasien.</li>
<li><strong>Kelengkapan Dokter Spesialis:</strong> Memastikan ketersediaan jadwal praktik yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan rujukan.</li>
<li><strong>Fasilitas Pendukung:</strong> Peningkatan standar sterilisasi alat medis dan ketersediaan instalasi farmasi yang lengkap sesuai dengan formularium nasional.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Komitmen Pelayanan Prima</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Proses kredensialing ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi Klinik Utama Lambate untuk menjadi mitra pilihan utama masyarakat di Banda Aceh dan sekitarnya. Dengan mengedepankan prinsip <em>patient safety</em> dan pelayanan prima (<em>service excellence</em>), Klinik Utama Lambate siap bersinergi dengan BPJS Kesehatan dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Bagi kami, peserta JKA adalah prioritas. Kami ingin masyarakat merasa bangga dan tenang saat berobat ke Klinik Utama Lambate karena mengetahui bahwa fasilitas dan tenaga medis kami telah terverifikasi secara resmi oleh standar nasional,&#8221; tutup manajemen.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tentang Klinik Utama Lambate:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Klinik Utama Lambate adalah fasilitas kesehatan yang berdedikasi menyediakan layanan medis spesialis di Banda Aceh. Berfokus pada kenyamanan pasien dan profesionalisme medis, klinik ini terus bertransformasi untuk menjadi pusat layanan kesehatan yang modern dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/05/13/perkuat-pelayanan-prima-klinik-bunda-utama-lambate-siap-hadapi-kredensialing-bpjs-kesehatan/">Perkuat Pelayanan Prima, Klinik Bunda Utama Lambate Siap Hadapi Kredensialing BPJS Kesehatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPJS Kesehatan Gelar Kredensialing di Klinik Bunda Utama Lambate untuk Tingkatkan Layanan JKN-KIS</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/04/21/bpjs-kesehatan-gelar-kredensialing-di-klinik-bunda-utama-lambate-untuk-tingkatkan-layanan-jkn-kis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 01:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=924</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Aceh Besar &#8211; Dalam...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/04/21/bpjs-kesehatan-gelar-kredensialing-di-klinik-bunda-utama-lambate-untuk-tingkatkan-layanan-jkn-kis/">BPJS Kesehatan Gelar Kredensialing di Klinik Bunda Utama Lambate untuk Tingkatkan Layanan JKN-KIS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Aceh Besar &#8211; </strong>Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Aceh Besar melaksanakan proses kredensialing terhadap Klinik Bunda Utama Lambate. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan (faskes) yang akan bermitra dengan BPJS Kesehatan telah memenuhi standar operasional, administratif, dan klinis yang ditetapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses kredensialing ini dipimpin langsung oleh <strong>Kepala BPJS Kesehatan Aceh Besar Nurjanaini</strong>  dengan didampingi oleh tim dari Kantor Cabang BPJS Kesehatan Banda Aceh . Dalam pelaksanaannya, hadir pula jajaran pimpinan Klinik Bunda Utama Lambate, yakni Pemilik Klinik, <strong>dr. Eva Maya Puspita, M.Ked (OG)., Sp.OG</strong>, serta bersama dengan jajaran tenaga kesehatan dan staf terkait.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan utama dari proses ini adalah untuk melakukan penilaian komprehensif terhadap berbagai aspek krusial sebelum klinik resmi menjadi mitra layanan JKN-KIS. Penilaian tersebut meliputi:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Kapasitas dan Sarana Prasarana:</strong> Memastikan ketersediaan fasilitas medis yang memadai untuk menunjang pelayanan pasien.</li>
<li><strong>Kualitas Pelayanan:</strong> Menilai kesiapan sistem pelayanan agar sesuai dengan standar mutu JKN-KIS.</li>
<li><strong>Legalitas dan Kompetensi:</strong> Memverifikasi izin operasional yang berlaku serta kompetensi tenaga medis yang bertugas.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Nurjanaini dari BPJS Kesehatan Aceh Besar menyampaikan bahwa kredensialing bukan sekadar syarat administratif, melainkan bentuk perlindungan terhadap peserta JKN-KIS. serta Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) &#8220;Kami ingin memastikan bahwa setiap mitra faskes benar-benar memiliki kesiapan untuk memberikan layanan yang bermutu, aman, dan nyaman bagi peserta JKN-KIS &amp; JKA. Hal ini selaras dengan komitmen kita bersama untuk menghadirkan transformasi mutu layanan kesehatan yang lebih baik,&#8221; ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, pihak Klinik Bunda Utama Lambate menyambut positif proses ini. dr. Eva Maya Puspita, M.Ked (OG)., Sp.OG, menyatakan kesiapan klinik untuk memenuhi seluruh standar yang dipersyaratkan oleh BPJS Kesehatan, guna mendukung terselenggaranya layanan kesehatan yang inklusif bagi masyarakat Aceh Besar. Dengan terselenggaranya proses kredensialing ini, diharapkan sinergi antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan fasilitas kesehatan swasta dapat terus diperkuat, sehingga cakupan dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus meningkat secara signifikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/04/21/bpjs-kesehatan-gelar-kredensialing-di-klinik-bunda-utama-lambate-untuk-tingkatkan-layanan-jkn-kis/">BPJS Kesehatan Gelar Kredensialing di Klinik Bunda Utama Lambate untuk Tingkatkan Layanan JKN-KIS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam 5 Tahun Terakhir, 200 Ribu Lebih Anak Aceh Tak Tersentuh Imunisasi</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/04/17/dalam-5-tahun-terakhir-200-ribu-lebih-anak-aceh-tak-tersentuh-imunisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 15:24:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=838</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; Dinas...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/04/17/dalam-5-tahun-terakhir-200-ribu-lebih-anak-aceh-tak-tersentuh-imunisasi/">Dalam 5 Tahun Terakhir, 200 Ribu Lebih Anak Aceh Tak Tersentuh Imunisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh &#8211; </strong>Dinas Kesehatan Aceh mencatat total 281.984 anak di provinsi tersebut tidak mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2021 hingga 2025.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran penyakit berbahaya, terutama campak.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM, mengatakan anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi disebut sebagai zero dose.</p>
<p style="text-align: justify;">“Zero dose adalah anak yang sama sekali tidak memiliki riwayat imunisasi, terutama vaksin DPT-1. Mereka sangat rentan terhadap penyakit berbahaya,” ujarnya di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Ia merinci jumlah anak yang tidak mendapatkan vaksin DPT-1 setiap tahun terus meningkat. Pada 2021 tercatat 50.809 anak, 2022 sebanyak 48.954 anak, 2023 mencapai 52.782 anak, 2024 sebanyak 57.654 anak, dan 2025 meningkat menjadi 61.297 anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Iman, anak-anak tanpa imunisasi memiliki risiko tinggi terserang penyakit menular.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah campak.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Kasus Campak di Aceh</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Pada 2025, kasus campak di Aceh tercatat lebih dari 5.000 kasus, yang sebagian besar terjadi pada anak-anak yang tidak diimunisasi dan termasuk dalam kategori zero dose.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, pada 2026 telah ditemukan 724 kasus campak dan jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dinas Kesehatan Aceh mengimbau petugas kesehatan untuk mengoptimalkan layanan di posyandu, khususnya dengan memberikan imunisasi kejar bagi anak usia 3 hingga 5 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">“Langkah ini penting agar anak-anak memiliki kekebalan terhadap penyakit, terutama campak,” kata Iman.<strong>(dinkes.acehprov.go.id)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/04/17/dalam-5-tahun-terakhir-200-ribu-lebih-anak-aceh-tak-tersentuh-imunisasi/">Dalam 5 Tahun Terakhir, 200 Ribu Lebih Anak Aceh Tak Tersentuh Imunisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, RS Harapan Bunda Gelar Penyuluhan Kesehatan bagi Pasien Rawat Jalan</title>
		<link>https://aksaramediaaceh.com/2026/04/02/peringati-hari-tuberkulosis-sedunia-2026-rs-harapan-bunda-gelar-penyuluhan-kesehatan-bagi-pasien-rawat-jalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 12:53:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksaramediaaceh.com/?p=414</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh – Sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/04/02/peringati-hari-tuberkulosis-sedunia-2026-rs-harapan-bunda-gelar-penyuluhan-kesehatan-bagi-pasien-rawat-jalan/">Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, RS Harapan Bunda Gelar Penyuluhan Kesehatan bagi Pasien Rawat Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh –</strong> Sebagai bentuk komitmen dalam menekan angka penyebaran penyakit menular di masyarakat, Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan khusus bagi pasien dan keluarga di area Poli Rawat Jalan. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan momen peringatan Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia 2026 yang mengusung tema global “Yes! We Can End TB”.(2/4/26)</p>
<p style="text-align: justify;">Edukasi ini menghadirkan dua pakar kesehatan RS Harapan Bunda sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai penanganan TB dari berbagai sisi usia:</p>
<p style="text-align: justify;">dr. Fanny Dwi Mailani, Sp.A yang menyampaikan materi mendalam mengenai deteksi dini dan penanganan TB pada anak. Beliau menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap gejala spesifik dan kedisiplinan pengobatan pada anak guna mencegah dampak jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">dr. Henny Rahmawati, Sp.P yang memaparkan materi mengenai TB Dewasa. Dalam penjelasannya, beliau menggarisbawahi strategi pemutusan rantai penularan di lingkungan keluarga serta pentingnya menuntaskan masa pengobatan agar tidak terjadi resistensi obat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bertujuan untuk memberdayakan pasien agar lebih proaktif dalam mengenali gejala, memahami cara pencegahan, serta menghapus stigma negatif terhadap penderita TB.</p>
<p style="text-align: justify;">“Melalui penyuluhan ini, kami ingin menegaskan bahwa dengan kolaborasi yang tepat antara tenaga medis dan masyarakat, kita benar-benar bisa menghentikan mata rantai penyebaran penyakit ini, sesuai dengan semangat Yes! We Can End TB,” ujar Ners Denny Noviandi perwakilan manajemen RS Harapan Bunda di sela-sela acara.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya kegiatan ini, RS Harapan Bunda berharap dapat terus meningkatkan standar pelayanan kesehatan masyarakat di Banda Aceh, tidak hanya melalui tindakan kuratif tetapi juga melalui edukasi preventif yang berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://aksaramediaaceh.com/2026/04/02/peringati-hari-tuberkulosis-sedunia-2026-rs-harapan-bunda-gelar-penyuluhan-kesehatan-bagi-pasien-rawat-jalan/">Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, RS Harapan Bunda Gelar Penyuluhan Kesehatan bagi Pasien Rawat Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://aksaramediaaceh.com">Aksara Media Aceh</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
