Daerah

Rakor Progress Penanganan Pascabencana, Asisten I : Masih Terjadi Hambatan Pada Perekonomian

×

Rakor Progress Penanganan Pascabencana, Asisten I : Masih Terjadi Hambatan Pada Perekonomian

Sebarkan artikel ini

AKSARA MEDIA ACEH I Gayo Lues – Kabupaten Gayo Lues mengikuti rapat koordinasi progres penanganan pasca-bencana lintas sektor bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI melalui daring, di Ruang Rapat Wakil Bupati Gayo Lues. Kamis (09/07/2026).

Dalam rapat tersebut, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Usaha Masyarakat meminta setiap perwakilan pemda di Aceh untuk memaparkan apa saja hambatan yang dialami daerah masing-masing untuk saat ini.

Dalam rapat tersebut, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, dr. Nevirizal,M.Kes.,M.H.Kes mengatakan, pasca bencana di Gayo Lues, masih terjadi hambatan-hambatan tentunya pada perekonomian.

“Karena sampai saat ini jalan kami, jalan nasional masih belum lancar dan masih buka tutup sehingga untuk transportasi sembako misalnya, ini mengalami gangguan sampai saat ini karena tonase harus dikurangi,” Jelasnya.

Tambahnya, akibat bencana alam yang terjadi, lahan perkebunan maupun persawahan masyarakat yang terdampak masih belum dapat diperbaiki.

“Sampai hari ini ketika ada hujan, ini selalu berulang banjirnya. Banyak yang sudah diperbaiki namun longsor kembali, tertimbun kembali sehingga menimbulkan permasalahan yang besar di masyarakat,” Lanjutnya.

Hal tersebut, kata Asisten, menyebabkan ekonomi di Gayo Lues sangat terganggu. Selain itu, biaya transportasi yang mengangkut hasil bumi masyarakat yang keluar daerah meningkat dua kali lipat.

Asisten mengatakan, untuk jaminan hidup (jadup) di Gayo Lues sudah berjalan dengan baik meski di beberapa tempat menuai masalah yang disebabkan data korban banjir yang tidak masuk.

“Waktu diminta masyarakat tidak ketemu karena rumahnya hanyut, mungkin ini di tahap berikutnya,” Tambahnya.

Untuk infrastruktur seperti jembatan masih belum diperbaiki Karena jumlah jembatan yang mengalami kerusakan hampir 90 unit. Sedate demikian, sudah sekitar 10 persen yang tertanggulangi.

Mendengar hal tersebut Asisten Deputi PU mengatakan, sudah mencatat laporan yang diberikan dan akan mengkoordinasikan dengan kemensos dan BNPB serta akan dilaporkan kepada pimpinan.

Tinggalkan Balasan