Basajan

RS Harapan Bunda Banda Aceh Laksanakan Pra-Survei Akreditasi Bersama LARSI, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

×

RS Harapan Bunda Banda Aceh Laksanakan Pra-Survei Akreditasi Bersama LARSI, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Sebarkan artikel ini

AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh – RS Harapan Bunda Banda Aceh (RSHB) melaksanakan kegiatan Pra-Survei Akreditasi Rumah Sakit bersama Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) sebagai bagian dari persiapan menghadapi survei akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan pada tanggal 12 (daring), dan 17 s/d 18 November 2026 (luring).

Kegiatan pra-survei ini menghadirkan dua surveior LARSI, yaitu dr. Sri Wahyuni, MARS, dari bidang pelayanan dan Diah Fauzia Zuhroh, S.Kep., Ns., M.Kes., dari bidang manajemen. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas RS Harapan Bunda Banda Aceh yang mewakili unit kerja masing-masing, meliputi tenaga medis, tenaga kesehatan, serta tenaga nonkesehatan.

Pra-survei dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit, mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan, serta memastikan pemenuhan standar akreditasi berjalan secara optimal. Melalui kegiatan ini, setiap unit kerja diharapkan dapat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang bermutu, aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Pelaksanaan pra-survei menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan sebelum pra-survei daring yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026, dilanjutkan dengan Survei Akreditasi Rumah Sakit pada 12 (daring) dan luring 17–18 November 2026. Dengan persiapan yang terencana dan terukur, RSHB berkomitmen untuk mengoptimalkan hasil survei sekaligus memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien di seluruh lini pelayanan.

Dalam menghadapi dinamika perkembangan regulasi kesehatan dan penerapan Standar Akreditasi Rumah Sakit Tahun 2024, RS Harapan Bunda Banda Aceh terus berupaya meningkatkan kepatuhan terhadap standar, memperkuat tata kelola pelayanan, serta membangun sinergi antarunit kerja. Kesiapan akreditasi tidak hanya dipandang sebagai upaya memenuhi persyaratan penilaian, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan perbaikan berkelanjutan demi memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mengutamakan keselamatan pasien.

Manajemen RSHB optimistis bahwa melalui kolaborasi seluruh civitas rumah sakit, pendampingan surveior, serta komitmen bersama dalam menerapkan standar pelayanan, RSHB dapat menghadapi tahapan survei akreditasi dengan kesiapan yang lebih baik.

Lebih jauh, langkah ini merupakan bagian dari komitmen RS Harapan Bunda Banda Aceh untuk mendukung transformasi pelayanan kesehatan menuju Rumah Sakit Berbasis Kompetensi pada tahun 2027, dengan mengedepankan kompetensi sumber daya manusia, tata kelola yang baik, pelayanan yang terstandar, serta budaya keselamatan pasien yang berkesinambungan.

Insyaallah, RS Harapan Bunda Banda Aceh siap melangkah maju, beradaptasi terhadap perkembangan regulasi, dan terus meningkatkan mutu pelayanan demi memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan terpercaya bagi masyarakat.

RS Harapan Bunda Banda Aceh
“Kepuasan Anda Kebanggaan Kami.”

Tinggalkan Balasan