AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh – Komite Keperawatan RS Harapan Bunda (RSHB) Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Etika, Hukum, dan Disiplin Profesi sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan asuhan keperawatan yang profesional, aman, serta berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite Keperawatan RS Harapan Bunda Banda Aceh, Denny Noviandi, Ners., S.Kep., didampingi Kepala Keperawatan, Cut Aulia Rahmi, Ners., S.Kep., serta Kepala Rawat Inap, Ainal Mardhiah, A.Md., Kep. Kegiatan diikuti oleh seluruh Kepala Ruang Rawat Inap dan Kepala Instalasi di lingkungan RS Harapan Bunda Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Ketua Komite Keperawatan menyampaikan bahwa penguatan pemahaman mengenai etika, hukum, dan disiplin profesi merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan praktik keperawatan yang berkualitas. Seiring dengan perkembangan regulasi dan tuntutan pelayanan kesehatan, setiap tenaga keperawatan dituntut untuk senantiasa bekerja sesuai standar profesi, kode etik, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Beliau menegaskan bahwa mutu pelayanan keperawatan tidak hanya diukur dari kompetensi klinis, tetapi juga dari kepatuhan terhadap etika profesi, disiplin dalam menjalankan kewenangan klinis, kemampuan berkomunikasi secara profesional, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang aman dan berpusat pada pasien.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai penguatan aspek etika profesi, tanggung jawab hukum dalam praktik keperawatan, disiplin profesi, serta implementasinya dalam pelayanan sehari-hari. Materi tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh kepala ruang dan kepala instalasi dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan kepada tenaga keperawatan di unit masing-masing.
Kepala Keperawatan RS Harapan Bunda Banda Aceh menambahkan bahwa peran pimpinan keperawatan di setiap unit sangat penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada mutu. Penguatan budaya tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan pasien, serta kepuasan pasien dan keluarga.
Melalui kegiatan ini, Komite Keperawatan bersama Bidang Keperawatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kepatuhan tenaga keperawatan terhadap etika, hukum, dan disiplin profesi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, humanis, dan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.

Dengan sinergi seluruh jajaran keperawatan, RS Harapan Bunda Banda Aceh optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan asuhan keperawatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit semakin meningkat.











