Basajan

Musriadi Aswad Undang Ketua Komisariat HMI Aceh Besar, Bahas Penguatan Organisasi

25
×

Musriadi Aswad Undang Ketua Komisariat HMI Aceh Besar, Bahas Penguatan Organisasi

Sebarkan artikel ini

AKSARA MEDIA ACEH I Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, yang juga menjabat sebagai Koordinator KAHMI Aceh Besar, mengundang seluruh Ketua HMI Komisariat di wilayah Aceh Besar untuk menghadiri kegiatan silaturahmi dan diskusi strategis yang berfokus pada kemajuan organisasi.

Kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh ini menjadi wadah penting dalam mempererat hubungan antar kader serta memperkuat sinergi antara komisariat, cabang, dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Aceh Besar. Suasana pertemuan berlangsung hangat namun tetap sarat dengan pembahasan strategis terkait arah dan masa depan organisasi.

Dalam sambutannya, Musriadi Aswad menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga eksistensi dan meningkatkan kualitas gerakan HMI. Ia menekankan pentingnya soliditas internal, mulai dari tingkat komisariat sebagai basis kaderisasi hingga ke tingkat cabang sebagai penggerak utama organisasi.

Menurutnya, peran aktif kader menjadi kunci dalam memastikan keberlangsungan organisasi di tengah berbagai tantangan zaman. Selain itu, ia juga mendorong kontribusi nyata dari para alumni melalui KAHMI untuk terus mendukung pengembangan kapasitas kader dan memperluas jaringan organisasi.

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk menyatukan visi dan langkah dalam membangun HMI yang lebih solid dan progresif di Aceh Besar,” ujar Musriadi dalam arahannya.

Diskusi yang berlangsung juga mengangkat berbagai isu penting, di antaranya perlunya pembinaan kader yang berkelanjutan dan sistematis. Para peserta sepakat bahwa proses kaderisasi tidak hanya berhenti pada formalitas pelatihan, tetapi harus diikuti dengan pendampingan, penguatan intelektual, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang matang.

Selain itu, peningkatan kualitas kepemimpinan di setiap tingkatan organisasi juga menjadi perhatian utama. Hal ini dinilai penting agar setiap kader mampu beradaptasi dengan dinamika sosial serta berkontribusi secara nyata, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi, sekaligus mendorong inovasi dalam menjawab tantangan masa depan.

Pertemuan ini pun ditutup dengan semangat kebersamaan dan optimisme bahwa HMI Aceh Besar akan semakin kuat, solid, dan mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas serta berdaya saing tinggi.(ril)

 

Tinggalkan Balasan