Daerah

Pemkab Gayo Lues dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 ke 11 Kecamatan

23
×

Pemkab Gayo Lues dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 ke 11 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret Tahun 2026. (FOTO: Diskominfo/GL).

AKSARA MEDIA ACEH I Blangkejeren – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh bersama Perum Bulog Cabang Aceh Tenggara menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 kepada 18.500 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Gayo Lues, Rabu (15/4/2026).

Penyaluran bantuan tersebut mencakup beras dan minyak goreng yang diberikan kepada masyarakat penerima manfaat di 11 kecamatan, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan serta meringankan beban ekonomi masyarakat.

Adapun rincian penerima di setiap kecamatan yakni Kecamatan Pining sebanyak 1.303 penerima, Blangkejeren 3.618 penerima, Kutapanjang 1.769 penerima, Rikit Gaib 830 penerima, Terangun 2.070 penerima, Blangpegayon 1.518 penerima, Putri Betung 2.050 penerima, Tripe Jaya 1.475 penerima, Blangjerango 1.664 penerima, Dabun Gelang 1.360 penerima, dan Pantan Cuaca 834 penerima.

Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menegaskan bahwa program bantuan pangan ini sangat penting di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

“Program bantuan pangan ini sangat penting dan strategis untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” ujar Maliki.

Ia juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel oleh seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, maupun pelaksana di lapangan.

“Saya menegaskan agar penyaluran bantuan ini dilakukan dengan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, serta benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak tanpa penyimpangan,” tegasnya.

Maliki juga mengingatkan masyarakat penerima agar memanfaatkan bantuan dengan bijak untuk kebutuhan sehari-hari serta tidak menjadikannya sebagai ketergantungan jangka panjang. “Bapak ibu yang merasa mampu, saya mohon tidak usah menerima bantuan ini, karena masih banyak saudara kita yang lebih membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Kutacane, Fahmi Hafiza Siregar, menyampaikan bahwa jumlah bantuan tahun ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

“Penyaluran kali ini naik dua kali lipat dari alokasi Oktober–November tahun lalu. Setiap kepala keluarga menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng,” jelasnya.

Fahmi menambahkan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang layak menerima serta menjaga ketahanan pangan di daerah.

Ia juga mengimbau agar bantuan tidak diperjualbelikan dan digunakan sesuai kebutuhan rumah tangga. Selain itu, data penerima yang tidak sesuai akan terus diperbarui sesuai basis data dari pemerintah pusat. “Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan digunakan dengan baik oleh masyarakat,” tutupnya.(infopublik.id)

Tinggalkan Balasan